AQUApedia #18

       Fenomena Algal Blooming atau Green Tides (penamaannya berdasarkan pigmen/warna yang dihasilkan oleh Algal Blooming dan bergantung kepada jenis alga). Alga ini lebih dikenal dengan sebutan “Selada Laut” (Sea Lettuce) karena strukturnya yang lembut dan berwarna hijau. Nama ilmiah baru alga hijau penyebab fenomena ini adalah Ulva prolifera. Sebelumnya alga ini merupakan kelompok tersendiri dengan nama Enteromorpha prolifera, kemudian berdasarkan hasil penelitian klasifikasi penamaan biologis terbaru, alga ini menjadi bagian dari Genus Ulva (penjelasan lebih detail mengenai alga hijau ini dapat dibaca di sini, bioref.lastdragon.org).

Dampak Negatif Green Tides Terhadap Ekosistem Laut

       Sampai saat ini belum ada parameter ilmiah yang resmi untuk menetapkan suatu peristiwa bisa disebut sebagai Green Tides atau Algal Blooming, namun umumnya alga dikatakan mengalami blooming apabila konsentrasi jumlah selnya sebesar ratusan hingga ribuan lebih sel per millimeter air. Dalam keadaan tertentu, jumlah selnya bisa mencapai jutaan per millimeter. Ketika proses blooming ini berlangsung, sebagian alga-alga yang telah mati mengalami pembusukan yang kemudian menjadi sumber makanan bagi bakteri. Seiring waktu, bakteri ini berkembang biak dengan pesat dan berbanding lurus dengan banyaknya jumlah oksigen yang dikonsumsi oleh bakteri. Berkurangnya jumlah oksigen yang terlarut di dalam air tersebut menjadi faktor yang menghambat pertumbuhan dan perkembangbiakan ikan-ikan, serangga-serangga akuatik dan mahluk hidup lainnya di ekosistem tersebut.

     Sementara itu beberapa jenis mikroorganisme lain yang terdapat di area blooming turut tumbuh dan berkembang biak. Mikroorganisme “penumpang” ini menghasilkan biotoksin yang dapat membunuh mahluk hidup lainnya. Mikroorganisme penghasil biotoksi ini diantaranya adalah dari golongan dinoflgellata dan diatom. Permukaan laut yang dipenuhi oleh biomassa alga ini juga mengganggu kehidupan organisme dan mikroorganisme fotosintetik akuatik, karena menghambat penetrasi cahaya ke dalam laut. Keseluruhan rangkaian peristiwa ini memberikan dampak negatif yang sangat signifikan terhadap keseimbangan ekosistem laut.

 

Dampak Negatif Green Tides Terhadap Kesehatan Manusia

Fenomena Green Tides ini tidak berdampak langsung bagi kesehatan manusia. Saat yang paling rawan adalah ketika meredanya proses blooming, dimana proses tersebut menghasilkan senyawa kimia yang beracun, menghasilkan bau busuk, dan adanya bakteri-bakteri penyebab penyakit (patogen).

 

Source : Kompasiana.com

 

KSA!! FIGHTING!!!

#KSAundip
#KSAproduktiV
#FIGHTING

Author: KSA UNDIP

Kelompok Studi Akuakultur

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>